Aku tak apa

Gambar
  Disana ada yang sedang bercengkrama dengan cerita Disana juga ada yang sedang merakit cerita Disini dalam hati tertawa ria entah gimana cara Dan sebentar lagi semua cerita benar akan bebas dalam tawa Renungan, tempat sunyi Rehat jeda dan tanpa suara Berbagi di suasana untuk menata hati Semua akan tersedia dalam cerita yang bermakna Ya, aku benar tak apa Gundah canda tawa masih tertera, Tanpa bersuara, berkata dan pasti akan menjadi rasa Yang mana semua itu tersimpan untuk kita Di tempat ini kunikmati dengan kesendirian Hanya perasaan damai dalam kesunyian Tapi sendiri bagiku tak berarti sepi

Langkah Keterbatasan






Assalamu'alaikum sobat,
ada apa sih ini tumben banget orang ansos seperti gue tiba-tiba malah nulis-nulis gajelas gini ahaha
Jadi, disini gue mau berbagi cerita sedikit pengalaman gue yang mungkin bagi kalian gak terlalu penting kali ya (?) Eh, tapi gak tau juga deh hehe...

Jadi, ini blog baru gue ya dengan judul Langkah Aksara
Langsung aja ya sobat, gue akan cerita sedikit tentang "Langkah Keterbatasan"



Kita lihat gambar di atas ada sesosok bapak yang sedang berdoa di dekat tiang, tidak lama setelah itu ada dialog kecil diantara kami...
"De, bisa tolong bantu carikan sandal saya?"
"Iya bisa pak, yang mana ya sandalnya?"
"Yang seperti itu de..." (ia menunjuk sandal yang serupa dengan miliknya)
"Ohhh iya pak, ini ketemu"

Lalu berbincang sebentar dengan si bapak, ba'da sholat jumu'ah.
Nama ade siapa ya?
Saya reva pak, kalau bapak?
Saya sofyan de, kamu masih kuliah atau sudah kerja?
Masih kuliah pak, sambil nyambi jadi asisten aja kecil-kecilan hehe...

Ohhh bagus itu, nanti kalau sudah dapat kerjaan tetap dan lumayan sibuk dengan kerjaannya tetap sholat di masjid ya, jangan sampai pekerjaanmu membuat kamu lupa terhadap Allah, karena Allah lah yang memberi kita rezeki.

Sedikit bercerita ya de...,
Dulu saya seorang pilot de, badan saya gagah tinggi dan Alhamdulillah rezeki yang Allah selalu titipkan ke saya selalu berlimpah bahkan lebih de, tapi apa yang sekarang kamu lihat dari saya? Tubuh saya lemah, jangankan untuk berjalan atau berlari, untuk bangun dan berdiri saja saya sangat kewalahan menopang tubuh ini de.

"Bapak kena stroke ya pak?"
Soalnya saya lihat sebagian tubuh bapak berfungsi dengan tidak semestinya seperti orang lain pada umumnya pak.

"Iya de"
Saya kena stroke parah, bahkan kepala saya pun hingga dibedah untuk mengobati saraf dan penyumbatan yang lainnya,.
Alhamdulillah Allah masih baik sama saya de, saya diberikan kesempatan untuk bertaubat dan memperbaiki kewajiban yang pernah saya tinggalkan. Jujur, dulu saya sangat sibuk sehingga waktu saya pun kebanyakan habis termakan oleh pekerjaan hingga melupakan kewajiban beribadah yang seharusnya menjadi kewajiban utama kita semua.

Bahkan dulu setelah operasi pembedahan saya sempat koma' beberapa bulan, hingga akhirnya istri saya kewalahan untuk mengurusi saya dan pergi meninggalkan saya bersama satu anak perempuan yang dibawanya. Sekarang saya hanya hidup bersama dengan anak laki-laki dan orang tua saya. Tapi saya tetap bersyukur setelah diberikan ujian seperti itu, karena akhirnya saya sekarang bisa hadir setiap harinya untuk sholat berjamaah di masjid dan ikut pengajian bersama setiap malamnya, walaupun sebelum ini memang masa-masa yang sulit bagi saya.

Tapi saya tau semua ujian dari Allah pasti memiliki hikmahnya tersendiri, terkhusus untuk diri saya sendiri.

<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Jadi, dari pengalaman cerita diatas kira-kira ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil ya sobat.
*Jangan melupakan tugas utama kita sebagai hamba Allah, walaupun kita dalam keadaan sesibuk apapun.
*Keterbatasan bukanlah alasan untuk tidak beribadah, apalagi kita yang masih diberi nikmat sehat.
*Jangan menyerah dan semangat untuk tetap hidup walau semesta sedang tidak berpihak kepada kita.
Dan... pahamilah sendiri ya sobat...

#Alhamdulillah bapak ini sudah bisa berjalan sendiri saat ini, dan keluarga beliau termasuk orang yang mampu sehingga masih bisa membiayai pengobatan beliau

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu

Sendiri

Bersamaku