Aku tak apa

Gambar
  Disana ada yang sedang bercengkrama dengan cerita Disana juga ada yang sedang merakit cerita Disini dalam hati tertawa ria entah gimana cara Dan sebentar lagi semua cerita benar akan bebas dalam tawa Renungan, tempat sunyi Rehat jeda dan tanpa suara Berbagi di suasana untuk menata hati Semua akan tersedia dalam cerita yang bermakna Ya, aku benar tak apa Gundah canda tawa masih tertera, Tanpa bersuara, berkata dan pasti akan menjadi rasa Yang mana semua itu tersimpan untuk kita Di tempat ini kunikmati dengan kesendirian Hanya perasaan damai dalam kesunyian Tapi sendiri bagiku tak berarti sepi

Sendiri


 

Apa benar kau masih sendiri?

Kudengar, kabarnya ada nama yang kau sebut usai sholatmu.

Kudengar, kabarnya di luar sana mereka berlomba-lomba meraih 

perhatianmu.


Satu persatu mengutarakan niatnya.

Dan kudengar, tak satupun dari mereka kau terima.

Lantas, siapa yang telah mengisi hatimu?


Apa benar kau masih sendiri?

Kulihat, kau begitu pandai menjaga diri.

Kulihat, kau begitu antusias mempersiapkan diri. Mencari ilmu dari

beberapa guru. Di lain waktu, kau terlihat mengagumkan saat ber-

main dengan anak-anak.

Kulihat tidak ada siapa-siapa di dekatmu.


Apa benar kau masih sendiri?

Lantas siapakah orang yang sering kau sebut dalam doamu? Bila ti-

dak ada siapa-siapa di sana, apa yang membuatmu memiliki dinding

yang begitu tinggi?

Lalu, kucari tahu dari setiap teman dekatmu. Siapa yang sedang kau 

tunggu. Mereka jawab, kehadiranku.


Benarkah?


~Hujan Matahari 

Kurniawan Gunadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu

Bersamaku