Aku tak apa

Gambar
  Disana ada yang sedang bercengkrama dengan cerita Disana juga ada yang sedang merakit cerita Disini dalam hati tertawa ria entah gimana cara Dan sebentar lagi semua cerita benar akan bebas dalam tawa Renungan, tempat sunyi Rehat jeda dan tanpa suara Berbagi di suasana untuk menata hati Semua akan tersedia dalam cerita yang bermakna Ya, aku benar tak apa Gundah canda tawa masih tertera, Tanpa bersuara, berkata dan pasti akan menjadi rasa Yang mana semua itu tersimpan untuk kita Di tempat ini kunikmati dengan kesendirian Hanya perasaan damai dalam kesunyian Tapi sendiri bagiku tak berarti sepi

Asal Usul Langkah Aksara

Blog ini dibuat dan ditulis oleh seorang introvert oleh karena itu dinamakan langkah aksara yang berasal dari kata langkah dan aksara, karena sang pemilik sangat menyukai sebuah perjalanan serta menulis. Jauh dari dalam dirinya, tulisan adalah sebuah sarana untuk berkomunikasi dan mengekspresikan segala hal dalam hidupnya, segala bentuk emosi sehingga perasaan ditarik ke semua sisi. Sedih, gelisah, marah, haru, lega, hampa, dan semuanya.

Sang penulis adalah seseorang yang sulit untuk mengungkapkan kata dengan suara, tetapi aksaralah yang menjadi jembatan untuk terbentuknya sebuah komunikasi. Prinsipnya, ungkapkanlah dengan sikap dan tindakan apabila kata-kata (aksara) tak dapat diucapkan.

Bagi sang penulis, blog ini adalah catatan dari perjalanan hidupnya dalam setiap langkahnya untuk mengaplikasikan dan mencurahkan segala isi dari makna perjalanan yang telah dilaluinya. Melangkahkan kaki dengan segenap hati, menelusuri setiap sudut perspektif yang berbeda, dan menikmati setiap langkah di Bumi yang Tuhan-Nya ciptakan, lalu menuliskannya dengan apa adanya setelah melaluinya.

Perjalanan baginya adalah sebuah sarana terbaik untuk berproses dan bertumbuh, melihat lebih luas dari segala sisi susunan masyarakat yang beragam, membuka jendela mata dari sisi laut, kota, dan gunung. Mencairkan suasana hangat, mencari ketenangan di alam bebas, dan mencari penghasilan disudut-sudut kota, semua itu tidak luput dari tali-temali antara makhluk, semesta, dan sang pencipta. Perjalanan yang berkualitas adalah perjalanan yang memiliki makna yang dapat dipahami pada akhirnya dari setiap aspek yang ditemuinya. Semua itu tak luput dari sebuah pertemuan dan perpisahan, karena waktu terus berputar dan manusia harus terus bergerak hingga sang pencipta memanggilnya untuk kembali dengan segala pertanggung jawabannya.

Dan menulis baginya adalah sebuah nyawa dari perjalanan agar hal-hal yang telah dilaluinya dapat tetap hidup tanpa melewatkan dan melupakan satu aspek apapun yang pernah ditemuinya. Dengan menulis setiap momen dan proses yang terjadi di dalam setiap perjalanan tersebut, ia dapat membayangkannya dan dapat mengembangkan dirinya kembali pada perjalanan-perjalanan selanjutnya. Dengan begitu ia dapat memperbaiki hal-hal yang menurutnya belum dapat dilakukannya dari perjalanan-perjalanan sebelumnya sehingga nantinya dapat menjadi sebuah cerita baru dengan hal-hal menarik lainnya.

Tak banyak yang dapat mengerti dan memahaminya, tapi sebuah perjalan dapat mengubah pemikirannya dan memberikan pemahaman berarti baginya. Pada akhirnya melangkah dan menulis menjadi jantung kehidupannya. Tanpa sebuah perjalanan, si penulis mungkin tak dapat menuliskan kata, makna, dan perasaannya. Karena tiap momen yang ditemui dalam setiap perjalanannya adalah sumber dari terciptanya pusaka aksara yang memiliki nyawa dan esensi kehidupannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu

Sendiri

Bersamaku