Aku tak apa

Gambar
  Disana ada yang sedang bercengkrama dengan cerita Disana juga ada yang sedang merakit cerita Disini dalam hati tertawa ria entah gimana cara Dan sebentar lagi semua cerita benar akan bebas dalam tawa Renungan, tempat sunyi Rehat jeda dan tanpa suara Berbagi di suasana untuk menata hati Semua akan tersedia dalam cerita yang bermakna Ya, aku benar tak apa Gundah canda tawa masih tertera, Tanpa bersuara, berkata dan pasti akan menjadi rasa Yang mana semua itu tersimpan untuk kita Di tempat ini kunikmati dengan kesendirian Hanya perasaan damai dalam kesunyian Tapi sendiri bagiku tak berarti sepi

Perempuan

 

 

 Assalamu’alaikum sobat….

Sudah lama tidak berjumpa lagi, 

apakabar kalian? Saya harap kabar baik ya… Aamiin

Seperti yang kita ketahui kalau kemarin adalah hari perempuan internasional, maka dari itu saya hari ini ingin sekali menuliskan tentang perempuan, sebelumnya saya ucapkan “selamat hari perempuan internasional” kepada seluruh perempuan di muka bumi ini

Apa yang terpikirkan di kepala kalian ketika mendengar atau membaca kata “perempuan” ?

Pastinya akan menjadi beberapa macam sudut pandang dari berbagai kalangan bukan ?

Seorang anak akan terfokus pada ibunya, neneknya, atau saudara perempuannya…

Seorang ayah atau suami akan terfokus pada istrinya, ibunya, atau anak perempuannya…

Berbeda dengan seorang pemuda apalagi jika ia sedang di mabuk cinta, pasti fokusnya akan tertuju pada kekasihnya, memang tidak semuanya seperti itu tapi tidak jarang ditemui pada kebanyakan pemuda masa kini.

 

Sepertinya cukup intronya ya…

Bicara tentang perempuan banyak istilah yang diberikan untuk sosok perempuan, beberapa menyebutnya seperti bunga, beberapa yang lain menyebutnya seperti mutiara, dan banyak lagi istilah lainnya.

Seperti bunga, dia terlihat indah, harum, serta menarik. Namun, keindahannya dapat dinikmati semua orang. Semua orang bisa memetiknya dan menyentuhnya karena bunga bisa didapatkan di banyak tempat. Misalnya di tepian jalan, sehingga orang atau pejalan yang lewat sangat mudah untuk menyentuh bahkan memetiknya.

Sama seperti halnya wanita yang sedang bertumbuh semakin dewasa semakin bermekaran seperti bunga. Kecantikannya dan keindahannya dapat menarik banyak perhatian dan dinikmati oleh semua orang. Foto-fotonya yang beredar di media sosial begitu banyak sehingga mengundang banyak mata yang tertarik padanya. Orang-orang bisa saja menyentuhnya, karena dia tak terjaga. Bahkan lelaki mudah saja mendapatkannya dengan berbagai cara yang ada dalam benak dan logikanya atau seperti di era masa kini yang hanya bermodalkan sebuah kalimat “maukah kau menjadi pacarku?”

Begitu mudahnya untuk mendapatkannya….

 

Seperti mutiara, dia terlihat indah, menarik, serta sangat memukau. Dia berada jauh di dasar lautan dan berada di dalam kerang yang menjaganya dengan kokoh. Dia begitu terjaga, tidak ada yang bisa menikmati keindahannya selain orang yang benar-benar berusaha mendapatkannya dengan harga yang pantas. Dia rela menyelam ke dasar lautan hanya untuk mendapatkan butiran indah mutiara tersebut. Butuh banyak perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatkannya dengan resiko yang tinggi namun ia siap menerimanya. Mutiara harganya sangat mahal, tidak semua orang bisa mendapatkannya. Hanya seseorang yang memiliki daya belilah yang mampu mendapatkannya.

Sama halnya wanita yang seperti mutiara, dia cantik, indah, dan memukau. Namun, ia senantiasa berusaha menjaga kecantikannya dan keindahannya dibalik pakaian dan akhlaknya. Dia sangat terjaga, foto-fotonya pun tak akan kau dapati dengan mudah di media sosial. Jangankan menyentuhnya, untuk memandangnya saja kau akan merasa segan. Tak semua orang bisa memilikinya, hanya seorang lelaki terbaik yang tangguh, pemberani, dan terjaga sepertinya yang dapat memilikinya. Butuh perjuangan, pengorbanan dan kesungguhan untuk seorang lelaki dalam mendapatkannya dengan cara terbaiknya.

 

Begitulah beberapa istilah yang ada mengenai sudut pandang perempuan di era masa kini, meskipun masih banyak istilah lainnya karena di era ini banyak sekali perempuan-perempuan hebat yang bernilai dan berkualitas sebagai pencetak generasi-generasi terbaik di masa depan.

Jadi, perihal bunga dan mutiara manakah yang kalian pilih?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu

Sendiri

Bersamaku