Aku tak apa
Luluh (bercampur, berpadu) sehingga tidak dapat dipisahkan. Begitu pula karakter seorang anak tunggal yang identik dengan karakter si sulung sekaligus si bungsu. Pada kesempatan kali ini saya akan membahasnya sesuai dengan judul yang ada. Mungkin diantara kalian ada yang anak tunggal juga seperti saya, anak yang cukup kesepian jika berada dirumah meskipun ada beberapa anggota keluarga lainnya. Baiknya kita mulai darimana ya sukanya, dukanya, atau mungkin sifatnya terlebih dahulu?
Sepertinya saya akan mulai bahas dari belakang dulu “sifatnya”. Menurut kalian yang punya teman anak tunggal atau kalian adalah anak tunggal itu sendiri, biasanya anak tunggal itu akan lebih dominan sebagai si sulung atau si bungsu? Kalau sebagai si tengah sepertinya ga mungkin lah yaaa. Kalau dari pengalaman penulis si tunggal ini biasanya memiliki kedua sisi dari si sulung dan si bungsu, wajar lah ya kan satu-satunya selain dia harus menanggung tanggung jawab si sulung, dia juga harus jadi anak baik-baik dan penurut seperti si bungsu, tapi nih biasanya karakter mereka juga ditentukan dari didikan kedua orang tua mereka.
Jika orang tua si tunggal cukup sibuk dengan segala aktivitas mereka di luar rumah biasanya si tunggal cenderung merasa kesepian lalu akan mulai survive di kehidupan luar mencari kebebasannya dan mereka yang seperti ini karakternya akan lebih dominan ke si sulung dengan kemandirian dan tanggung jawabnya yang besar. Berbeda 180 derajat dengan si tunggal yang hidup dalam bayang-bayangin orang tuanya dirumah selalu dimanja dan mendapatkan perhatian serta kebutuhan yang terpenuhi, karakter yang terbentuk pastilah sangat lekat dengan si bungsu yang tingkat kemandiriannya berbeda jauh dengan si sulung.Yah, namanya juga anak tunggal. Tanpa saudara kandung membuatnya bingung, bete, bosan kalau berlama-lama dirumah apalagi pas gak ada teman yang main kerumah bosan banget rasanya. Makanya anak tunggal rata-rata tuh seneng kalau ada sepupu atau teman yang nginep dirumahnya deh bahkan biasanya sampe gak tidur karena keasikan ditemenin main. Tapi kebanyakan anak tunggal yang semakin bertumbuh akan semakin berubah, apalagi kalau dia tipe yang pengalaman hidupnya sedikit keras pasti proses pendewasaannya sangat cepat karena ia akhirnya sadar bahwa nasib dan tanggung jawab keluarganya a.k.a kedua orang tuanya ada dipundaknya, salam perjuangan untuk kalian yang satu frekuensi dengan saya.
Suka dan dukanya gak jadi saya bahas deh ya soalnya udah keliatan jelas kan tuh, sukanya ya suka-suka dia mau hidup gimana toh cuma sendirian. kalau dukanya ya gak ada kan suka-suka dia mau hidup kayak gimana aja hihihi. Sebenernya ada hal yang cukup prihatin sih perihal perjalanan hidupnya, mungkin mereka suka lupa diri kalo usianya udah tua dan belum punya pasangan. Tapi semua itu bukan karena gak ada yang mau sama dia *(halah boong) padahal emg ga ada yang mau yhaaa. Alasannya sih karena mereka sadar kalau mereka menjalin hubungan pasti mereka bakal egois banget karena mau jadi satu-satunya buat pasangan mereka yaa maklumin dong hei kan kita anak tunggal udah biasa selalu diprioritaskan. Tapi kalo udah punya satu pastinya bersyukur banget dan kamu bakal dijadiin satu-satunya sama dia kok (*wow suara buaya) tapi ini fakta kok hehe makanya suka susah move on.
Alasan lainnya mereka terlalu biasa sendiri dan kadang suka merasa "baik-baik aja kok meski sendiri pun" dan faktor lainnya adalah restu orang tuanya karena si tunggal ini anak satu-satunya yang gak ada duanya makanya orang tua kita tuh pasti protektif banget dan harus bener-bener pastiin anaknya ini sudah terjamin hidupnya di dunia barulah diberikan restu dari orang tuanya. Padahal mah kehidupan di dunia udah dijamin Allaah SWT yakan tinggal usaha kita gimana, tapi ya bagaimanapun yang namanya orang tua kita tetap harus patuh dong ya kan ridho Allaah SWT adalah ridho orang tua. So, untuk kalian yang mungkin sedang diperjuangkan atau mengharapkan anak tunggal bantu doa dan banyak sabar ya, dia lagi usaha buat meyakinkan Allaah SWT dan orang tuanya. Kalau niat dan usaha mah gausah di ragukan InsyaAllaah anak tunggal itu orangnya ambisius semua wkwkwkwk, bye.
"At time I realize of how great the knowledge of Islam that I need to learn, I don't have much time to think about love again, about my sadness, about things that I don't have. All that I want for now is, I have enough time to learn before the death come."
Allaahumma (i)j’alnaa mimman yarhamuka wa tarhamuhu, wa (i)j’alnaa minal faaiziina fil jannah…
Ya Allaah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang senantiasa mencintai-Mu dan Engkau cintai, dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang menang di surga kelak…
Komentar
Posting Komentar