Aku tak apa

Gambar
  Disana ada yang sedang bercengkrama dengan cerita Disana juga ada yang sedang merakit cerita Disini dalam hati tertawa ria entah gimana cara Dan sebentar lagi semua cerita benar akan bebas dalam tawa Renungan, tempat sunyi Rehat jeda dan tanpa suara Berbagi di suasana untuk menata hati Semua akan tersedia dalam cerita yang bermakna Ya, aku benar tak apa Gundah canda tawa masih tertera, Tanpa bersuara, berkata dan pasti akan menjadi rasa Yang mana semua itu tersimpan untuk kita Di tempat ini kunikmati dengan kesendirian Hanya perasaan damai dalam kesunyian Tapi sendiri bagiku tak berarti sepi

Laut & Gunung


Dia sangat menyukai laut dan pantai, aku pun sangat menyukai hutan dan gunung. Dia sangat bergembira bermain pasir dan air, sedangkan aku sangat gemar menelusuri tanah bebatuan dan pepohonan. Jika di laut dan pantai ia disuguhkan dengan indahnya mentari yang terbenam sebagai tanda berakhirnya hari, maka di hutan dan gunung dapat ditemukan momen mentari terbit sebagai tanda dimulainya hari yang baru. 


Bagaimana caranya kita dapat berjumpa dan saling sapa? 


Apa mungkin dia bersedia membawaku berkeliling pantai untuk menikmati hangatnya sore dan indahnya matahari terbenam yang tercermin dipermukaan laut, atau mungkin dia bersedia untuk ikut bersamaku menelusuri sejuknya hutan dan menantikan saat-saat matahari terbit yang diiringi samudera awan dan kicauan burung dikala pagi datang.


Apakah kita bisa menikmati kedua momen tersebut bersama dalam perjalanan hidup selanjutnya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu

Sendiri

Bersamaku