Aku tak apa

Gambar
  Disana ada yang sedang bercengkrama dengan cerita Disana juga ada yang sedang merakit cerita Disini dalam hati tertawa ria entah gimana cara Dan sebentar lagi semua cerita benar akan bebas dalam tawa Renungan, tempat sunyi Rehat jeda dan tanpa suara Berbagi di suasana untuk menata hati Semua akan tersedia dalam cerita yang bermakna Ya, aku benar tak apa Gundah canda tawa masih tertera, Tanpa bersuara, berkata dan pasti akan menjadi rasa Yang mana semua itu tersimpan untuk kita Di tempat ini kunikmati dengan kesendirian Hanya perasaan damai dalam kesunyian Tapi sendiri bagiku tak berarti sepi

Saling Tunggu


 

“Ada orang yang sedang menunggu orang yang juga sedang menunggunya.”

Ada orang yang saling menunggu hanya karena diantara mereka takut untuk memulai.
Aku pernah menemukan yang seperti ini diantara banyak perjalanan yang sedang aku jalani.
Dan aku tidak melakukan apa-apa, hanya menyaksikan keduanya menahan diri.
Enggan memulai, yang satu merasa tidak pantas karena dia perempuan, yang satunya merasa tidak pantas karena belum mapan.
Rumit.

Setelah sekian lama, ternyata urusan saling tunggu ini tak kunjung selesai.
Sampai-sampai waktu berlalu, keduanya dipisahkan oleh kekhawatiran yang ternyata hanya ada dalam pikirannya sendiri.
Ketakutan yang dibuat-buat seolah itu akan menjadi kenyataan jika ia memulai lebih dulu.

Rasanya, hidup ini bukan untuk kita tebak-tebak bagaimana masa depan, melainkan untuk dijalani sebaik mungkin.
Rasanya, kekhawatiran itu bersumber pada ketidakpastian.
Saat kita memikirkan hal-hal yang tidak ada dan tidak terjadi.

Padahal, kita ada di waktu saat ini.
Saat mata kita menatap segala sesuatu yang ada di depan.
Tapi, pikiran kita menjelajah jauh ke tempat-tempat yang gelap.
Kekhawatiran.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tentangmu

Sendiri

Bersamaku